here comes my review on The Curious Case of Benjamin Button, salah satu film fenomenal taon 2008 kemaren. sayangnya meski ini film release date US nya natal nyampe Indo baru akhir januari. itulah sisi menyedihkan tinggal di indonesia. meski kadang release date lebih awal, tapi gak dikit juga film yang udah kuar dr kapan taon masuk sini telaaaaaattt banget, berhubung mungkin ada yg jegal, misalnya Lembaga Sensor Film kita. this film is a phenomenon. meski kate satu lagi film hasil adaptasi novel, tapi cukup bikin penasaran berhubung promonya rada gede juga, tentang seorang yg mengalami reversed aging, ato usia yang kebalikan. satu lagi nilai plusnya disini, di bangku sutradara duduklah seorang David Fincher. honestly gw gak tauk banyak soal dia. tapi yang jelas gw tauk karya2 sebelomnya banyak disukain orang, bikin beliau terkenal sbg salah satu sutradara kreatip nan jenius. contohnya Fight Club. Panic Room. Zodiac (yg mana masih ada di tumpukan DVD yg belom gw tonton :p).liat dr posternya, keliatan kalo film ini juga mengandalkan si pria metroseksual pasangan so-called the most beautiful woman on Earth Angelina Jolie yg terkenal juga tak lain dan tak bukan krn film David Fincher sendiri yaitu Fight Club. dialah Brad Pitt. siapa yg gak kenal Brad Pitt?? selaen Brad Pitt disini juga dipasang Cate Blanchett sbg supporting actress. Tilda Swinton juga ikut ambil bagian meski perannya tergolong kecil.
ok, let's talk about the whole movie itself. Film berdurasi nyaris 3 jem ini jelas bakalan bikin bosen, apalagi buat mereka yg gak bener2 menyimak. bayangin duduk 3 jem melototin sesuatu yg lu gak ngerti dimana bagusnya. well,,that's kinda frustrating. ceritanya unik, jelas, krn itulah film ini byk yg nunggu2. Benjamin Button (Pitt) adalah seseorang yg terlahir dgn tubuh tua renta kayak kakek2 namun dgn ukuran bayi. buat dokter, anak (ato kakek) malang ini gak bakal bisa bertahan lama. bahkan ayahnya sendiri (Jason Flemyng) abandon his own child di depan sebuah panti jompo krn gak tahan harus sendiri merawat itu anak. untungnya si pemilik rumah jompo, Queenie (diperankan dgn sangat baik sekali oleh Taraji P.Henson) yg baik hati dan tidak bs memiliki anak memutuskan untuk merawat Benjamin kecil (tepatnya dia yg namain itu anak Benjamin). ok, satu poin disini. penampilan Henson sbg Queenie yg penuh welas asih bak Dewi Kwan Im buat gw bnr2 ok banget. karakter seorang ibu yang hangat dan penuh kasih berhasil beliau sampaikan melalui tiap tingkah lakunya. ow,,gw demen bgt gimana dia jadi satu2nya org yg memberikan kesempatan Benjamin buat hidup. gak heran krn akting Henson yg ok disini, dia jadi salah satu nominasi best supporting actress di upcoming Academy Awards alias Oscar alias penghargaan paling bergengsi di dunia perfilman.
as the story goes, Benjamin tua bertumbuh muda (kalimat yg aneh...) well, tentunya penggambaran akan hal ini begitu kentara. Benjamin tinggal di panti jompo. tempat dimana orang 'datang dan pergi' udah biasa. ya bener maksut ungkapan barusan itu, Benjamin udah biasa liat orang mati di panti jompo itu. dia melihat kematian itu sbg sesuatu yg biasa. well, as the story goes, we will see his view on 'death' bakal berubah. tentunya krn dia semakin memuda sementara org laen makin menua.
Cate Blanchett ditanem sbg pujaan hati Benjamin disini. and to be honest, as usual Blanchett delivers a great performance as Benjamin's love. Tentu sepanjang film kita bakal liat proses pemudaan Benjamin, gimana interaksinya dgn tokoh2 sepanjang hidupnya yang unik, Benjamin sadar tiap orang begitu unik dan punya peran dalam hidupnya.
ok, that's about the plot. perasaan abis nonton,,i was mixed. ok, plotnya unik. perfect cinematography. well, something bothers. 3 jem itu menurut gw bs lebih dipersingkat loh. mengingat byk banget adegan sex scene meski implisit tp rada annoying. kesannya Ben disini begitu maniak sex begitu tauk dia makin memuda (well, rada berlebihan sih tapi kalo lu udah ntn filmnya, you'll know what I mean.) apalagi affairnya sama Elizabeth (Tilda Swinton) yg buat gw sih gak perlu banget. that totally kills Button's so-called 'plain' character. tambah lagi full effect on Benjamin itself. satu hal yg bikin gw bingung abis2an : gimana bisa Brad Pitt masuk nominee buat Best Actor di Oscar?? bukan berarti menurut gw aktingnya jelek disini (juga bukan berarti dia jelek. he's HOT as hell.......................heyy! i'm not gay!!). tapi masukin seseorang ke salah satu kompetisi plg bergengsi cm krn berbagai efek yg bikin karakternya menyentuh!? setuju kalo nih film pantes masuk nominee buat kategori best special effect. keren abis emank effectnya disini. tapi that's all for Button. krn effect itulah Pitt bisa keliatan begitu menyedihkan sekaligus bs bikin kita terharu, terlepas dr itu semua, kalo lu liat begitu Ben berbentuk Pitt seutuhnya, apa yg kita dapet??? well, that's irritating....
meski demikian, the whole story of someone finding their appearance different than it supposed to be, thus making him feel isolated and different than others, cukup menyentuh juga. apalagi kalo udah dikaet2in sama love story mereka.
yg menurut gw emank dapet disini itu love story. apalagi pas terakhir2nya Ben yg makin muda dan muda sampe akhirnya jadi anak kecil yg mengalami dementia. sampe akhirnya mati dalam bentuk bayi di pelukan kekasihnya.
"And in the spring, 2003, he looked at me. And I knew, that he knew, who I was. And then he closed his eyes, as if to go to sleep."
REAL TRAGEDY.
abis ntn gw masih coba merekap ulang kisah seorang Benjamin Button sendiri.
and i got this sad feeling, not because i've spent three hours of my life just to sit and watch, but because of the whole ironic story and the tragedy that followed.
gak bisa bilang gw suka film ini. but this one really got me in the heart. kayak lagu yg menurut lu gak enak banget tapi itu lagu tetep terngiang2 di kepala sampe akhirnya lu pengen nyanyiin itu lagu. well, The Curious Case of Benjamin Button abso-fucking-lutely gives me that.
notable performances by Taraji P.Henson.
Henson for Best Supporting Actress!! ^____^
apa Slumdog Millionaire bisa meluluhlantakkan si kakek muda ini di ajang Oscar??
current status : still waiting for February 11th when Slumdog Millionaire hits Blitz! :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar